Monthly Archives: March 2013

Suasana Pesta Demokrasi Tahunan di FST

FST-UIN Jakarta. Fakultas Sais dan Teknologi (FST) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta berpesta demokrasi. Pemilihan Umum Raya (Pemira) sebagai upaya menentukan Presiden DEMA dan SEMA telah sukses digelar pada Kamis (28/3) lalu. Nur Ikhsan dan Dimas Istanto, memperoleh suara terbanyak dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT) mahasiswa FST.

Pemira FST dimulai pukul 08.00 WIB dan bertempat di koridor lt.1 gedung FST. Sebelum memulai pemungutan suara, KPU, Panwaslu, dan Saksi-saksi bersama-sama menghitung DPT, surat suara, bilik suara, dan kotak suara yang akan dipakai pada saat pemungutan suara. Jumlah DPT yang dimiliki KPU sebanyak 1576 orang, jumlah surat suara yang ada 3152 lembar, bilik yang dipakai pada saat pemungutan berjumlah 4 bilik, dan 2 buah kotak suara untuk surat suara DEMA dan SEMA.

Wakil Dekan (WADEK) 3 bidang Kemahasiswaan, Achmad Tjahja, membuka secara resmi pemungutan suara pukul 08.45 WIB. Dalam pidato pembukaannya, ia mengharapkan rangkaian acara pemira dapat berjalan dengan tertib dan kondusif. Seusai dibuka secara resmi, KPU FST bekerjasama dengan Panwaslu segera membuka antrian pendaftaran pemilih untuk pemungutan suara.

Pada pelaksanaan pemungutan suara, Wakil Rektor (WAREK) 3 bidang Kemahasiswaan, Sudarnoto Abdul Hakim, datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk menyaksikan langsung suasana pesta demokrasi mahasiswa di FST, dan di beberapa tempat lainnya. Selain itu, Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Komaruddin Hidayat, ikut blusukan ke Fakultas-fakultas dalam rangka melihat, mengawasi, dan menyemangati pelaksana pemilihan umum raya ini. Rektor datang ke TPS FST pukul 14.00 WIB.

Pemungutan suara selesai pukul 15.30 WIB, dan dilanjutkan dengan penghitungan suara setelah break sholat Ashar. Penghitungan suara untuk DEMA selesai pukul 19.30 WIB, dan total pemilih yang menggunakan hak pilihnya berjumlah 908 orang DPT. Penghitungan surat suara tersebut menghasilkan 254 suara untuk Velan, 421 suara untuk Nur Ikhsan, dan 196 suara untuk Hadi Kusumo. Sedangkan 37 sisanya dari total 908 surat suara dinyatakan tidak sah atau abstain.

Setelah pelaksanaan penghitungan suara DEMA, KPU langsung melanjutkannya dengan penghitungan suara SEMA. Penghitungan tersebut menghasilkan 254 suara untuk Ariq Cahya, 464 suara untuk Dimas Istanto, dan 156 suara untuk Desri Akbari. Sementara 34 sisanya dari total 908 suara dinyatakan tidak sah atau abstain. Penghitungan suara SEMA berakhir pukul 23.30 WIB.

Berdasarkan ketentuan pemira bahwasanya Calon Ketua DEMA dan SEMA dinyatakan menang pada pemira berdasarkan jumlah suara terbanyak dari total DPT yang menggunakan hak pilihnya, maka setelah ada penghitungan suara, dinyatakanlah secara de jure Nur Ikhsan sebagai Ketua DEMA FST terpilih, dan Dimas Istanto sebagai Ketua SEMA terpilih.

Salah satu pemilih yang menggunakan hak pilihnya, Nurqur’ani Cahyaning, mengatakan, pelaksanaan Pemira FST 2013 sudah cukup tertib dan kondusif, namun, ia juga merasa kecewa karena tidak mengenal kandidat yang ada di surat suara. “Sebenernya saya nggak tau siapa mereka itu (kandidat calon ketua DEMA dan SEMA), soalnya sosialisasinya kurang,” paparnya (Senin, 1/4). Ia mengatakan, seharusnya KPU bisa lebih greget lagi dalam melakukan sosialisasi calon Ketua DEMA dan SEMA sebelum PEMIRA.

Menanggapi hal tersebut, Humas KPU FST, Ai Siti Nurhayati, mengatakan, KPU sudah mensosialisasikan calon-calon ketua semaksimal mungkin. Ia menambahkan, KPU sudah membuat banner besar yang terpampang di gedung FST. Selain itu, adanya agenda Pemaparan Visi, Misi, dan Program Kerja pada Selasa (26/3) juga dalam rangka mensosialisasikan kandidat ketua DEMA dan SEMA FST. “Mungkin diantara teman-teman mahasiswa ini yang kurang kritis dan sedikit apatis untuk lembaga kemahasiswaan ini,” ujarnya (Senin, 1/4).

 

Calon Presma di FST lakoni “Fit and Proper Test”

Suasana Ketika Pelaksanaan Fit and Proper Test Calon Ketua DEMA/SEMA FST

FST-UIN Jakarta. Fit and Proper Test untuk Bakal Calon (Balon) Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) dan Senat Mahasiswa (SEMA) FST berlangsung di ruang Multimedia lt.2 pada Kamis (21/3). Fit and Proper Test ini bertujuan memunculkan masing-masing 3 nama calon terbaik Ketua DEMA dan SEMA. Humas KPU FST, Ai Siti Nurhayati, mengatakan, Fit and Proper Test ini diikuti oleh 6 Balon Ketua DEMA dan 5 Balon Ketua SEMA (Kamis, 21/3).

Enam Balon Ketua DEMA itu ialah Nur Ikhsan (Agribisnis), Deni Kurnia (Kimia), Hadi Kusumo (Teknik Informatika), Velan Fahmi (Sistem Informasi), Tri Valdi (Teknik Informatika), dan Izza Farhatin (Fisika). Dalam pelaksanaannya, Tri Valdi dan Izza Farhatin menyatakan mengundurkan diri dari pencalonan.

Sementara itu, lima balon ketua SEMA yang mengikuti proses Fit and Proper Test itu yaitu Tubagus Ivan (Sistem Informasi), Dimas Istanto (Teknik Informatika), Ariq Cahya (Teknik Informatika), Aprisya Krispriana (Sistem Informasi), dan Desri Akbari (Fisika).

Fit and Proper Test dimulai pukul 09.00 WIB. Panel dalam pelaksanaan agenda tersebut adalah Ai Siti Nurhayati dan Amzar Fadliatma dari perwakilan Mahasiswa. Sementara itu, panel dari dosen yaitu Iwan Aminudin dan Khusnul Khitam. Topik yang ditanyakan kepada Balon mencakup Wawasan Akademik, Keorganisasian, Kesaintekan, Problem Solving, dan Attitude. Fit and Proper Test selesai pukul 13.30 WIB.

Penilaian panel pada Fit and Proper Test tersebut berskala 10 dengan maksimal nilai 140. Pada topik Wawasan Keorganisasian, maksimal nilai 30, wawasan keakademikan maksimal nilai 40, wawasan kesaintekan maksimal nilai 10, problem solving maksimal nilai 30, dan untuk attitude, maksimal nilai 30.

Salah satu balon ketua SEMA, Dimas Istanto, mengatakan, adanya Fit and Proper Test yang berbeda dari biasanya, merupakan sesuatu yang baru dan bagus. Ia setuju dengan adanya Fit and Proper Test, agar calon ketua yang akan ditampilkan di Pemilihan Umum Raya (PEMIRA) merupakan calon-calon terbaik yang sudah diketahui kapabilitas dan kualitasnya dari perwakilan dekan (dosen) dan perwakilan mahasiswa (21/3).

Setelah panel memberikan nilainya, KPU beserta Panwaslu menghitung cakupan nilai dari para Balon Ketua. Akhirnya muncullah nama Nur Ikhsan, Velan Fahmi, dan Hadi Utomo sebagai calon ketua DEMA. Untuk calon ketua SEMA, muncullah nama Ariq Cahya, Desri Akbari, dan Dimas Istanto. Pengumuman dan pengambilan nomor urut nama calon-calon ini dilakukan di plasa FST pukul 16.00 WIB.

Urutan nama calon ketua DEMA setelah pengambilan nomor urut yaitu Velan Fahmi, Nur Ikhsan, dan Hadi Utomo. Sedangkan untuk calon ketua SEMA ialah Ariq Cahya, Dimas Istanto, dan Desri Akbari. Persyaratan dan ketentuan kampanye juga disosialisasikan saat agenda pengumuman ini. (Amzar Fadliatma)

Daftar Nama Mahasiswa lolos Panwaslu dan KPU

Berikut ini Daftar Nama Mahasiswa lolos Panwaslu dan KPU:

Untuk Panwaslu

  1. Febri Rosandi
  2. M. Dede Hikmatul
  3. M. Syamsudin Wisnu
  4. Gilang Ramadhan
  5. Binar Setiawan Jati

Untuk KPU

  1. Annisa Rizkia
  2. Ega Saptahadi
  3. Ai Siti Nurhayati
  4. Hadid Sukmana
  5. Egi Gilang
  6. M. Zahid Mustafa
  7. M. Iqbal
  8. Ilham Saputra
  9. Annisa Fauzia Suparman
  10. M Amzar Fadliatma Putra
  11. Kevin Bangun S
  12. Maria Ulfa
  13. M Rafi Wirawan

Theory and Practice of Science and Technology in Multidiscipline

International Partnership Between Fukuoka       University and FST UIN JAKARTA