Monthly Archives: September 2013

SAINTEK AWARD 2013

fst award 2013

Ajang penghargaan mahasiswa/mahasiswi berpretasi Fakultas Sains dan Teknologi UIN Jakarta

untuk lima terbaik dapat terbang langsung EDUWISATA
ke bali hanya 5 orang yang berkesempatan persiapkan diri adik2, kaka, dan teman2.

untuk keterangan lebih lanjut klik gambar di atas.

WORKSHOP PEMANFAATAN SUMBERDAYA ALAM HAYATI

DSC_1373[1] DSC_1370[1]

Train The Trainer For Lecturer and Student Champion

Posted | Myusuf

Student ChampionPusat Komputer (PUSKOM) UIN, HUMAS-UIN Jakarta bekerjasama dengan Google Indonesia  menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Pengembangan untuk para Mahasiswa dan mahasiswi berprestasi dan Dosen-dosen yang direkomendasikan oleh fakultas-fakultas yang ada di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta pada tanggal 16-17 September 2013 di Gedung Pusat Laboratorium Terpadu Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta . Pelatihan ini bertujuan untuk “Train The Trainer” melatih menjadi instruktur dalam arti demi peningkatan SDM di lingkungan Civitas UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

 Lecture ChampionPelatihan ini berlangsung selama 2 (dua) hari. Hari pertama untuk para mahasiswa berprestasi dan hari kedua untuk para dosen-dosen rekomendasi dari fakultas-fakultas yang ada di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.

Info Bantuan bagi Mahasiswa Tahfiidzul Quran PT AI tahun 2013

Diberitahukan bahwa Direktorat Jenderal PEndidikan Islam Kementrian Agama RI bermaksud memberikan bantuan pendidikan bagi mahasiswa Tahfiidzul Quran PT AI tahun 2013. Maksimal 10 Mahasiswa tiap Fakultas, berikut persyaratan yang dimaksud :

1. Tidak sedang menerima bantuan yang bersumber dari APBN maupun APBD pada tahun berjalan 2013

2. Fotocopy Kartu Tanda Mahasiswa (KTM)

3. Surat Keterangan dari Dekan yang menyatakan bahwa mahasiswa tersebut Hafidzul Quran minimal 5 Juz

4. Fotocopy Sertifikat/penghargaan (jika ada)

 

Data di atas paling lambat kami terima di bagian kemahasiswaan pada tanggal 15 September 2013 dan akan dikirim ke Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Islam pada Tanggal 20 September 2013..

IAIN Raden Fatah Belajar Pengembangan TI UIN Jakarta

Gedung Rektorat, BERITA UIN Online— Untuk mendukung perubahan IAIN menjadi UIN pada tahun 2016, Kepala Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (Pustik Panda) IAIN Raden Fattah Palembang beserta beberapa orang staf Teknologi Informasi (TI) mengunjungi UIN Jakarta pada Senin, (9/9/2013).

Rombongan yang berjumlah 19 orang itu disambut oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Moh Matsna, MA, Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan Drs Subarja M.Pd, Kepala Biro Administrasi Umum dan Kepegawaian Dra Retih Indarsih, dan Kepala Pustik Panda UIN Jakarta Dr Husni Teja Sukmana MSc, serta beberapa orang staf TI.

“Silahkan pelajari sistem TI yang kami kembangkan, kami juga perlu belajar dari Pustik Panda IAIN Raden Fatah. Mungkin ada juga hal-hal yang perlu kami pelajari, sehingga kita bisa saling berbagi,” ujar Matsna dalam sambutannya di Ruang Sidang Utama Gedung Rektorat.

Pada kesempatan yang sama, Husni menjelaskan, sistem pengembangan TI UIN Jakarta di setiap fakultas diserahkan pada masing-masing fakultas. Hal ini terjadi, karena kebutuhan akademik dan keuangan di UIN Jakarta selalu berkembang dan berbeda antara satu fakultas dengan fakultas lainnya, sehingga perlu dikembangkan sistem yang berbeda.

“Satu contoh di Fakultas Dirasat Islamiyah. Agar pemberian nilai mahasiswa obyektif, yang membuat soal dan memberikan nilai bukan dosen pengampu mata kuliah tersebut, namun diserahkan kepada dosen lain,” katanya.

Husni mengungkapkan, untuk memenuhi kebutuhan akademis mahasiswa, UIN Jakarta menggunakan bandwidth internasional sebesar 200 Mbps dan untuk lokal 1 Gbps.

“Kami kira pengguna terbesar adalah Fakultas Sains dan Teknologi (FST), ternyata Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) yang paling besar penggunanya, karena bahan perkuliahan mereka menggunakan e-Book dan harus mengunduh video kedokteran,” terangnya.

Sementara itu, Solehuddin M.Si, Kepala Pustik Panda IAIN Raden Fatah menyampaikan kekagumannya dengan TI yang sudah dikembangkan di UIN Jakarta. “Selama ini, bagian TI kami hanya sibuk di bagian operasional dan belum punya tim untuk pengembangan sistem,” akunya.

Akibatnya, lanjutnya, kami sering kecolongan mahasiswa yang belum melunasi bayaran kuliah, tapi bisa melanjutkan kuliahnya karena tidak terpantau oleh sistem yang memadai.

Pertemuan yang dikemas dalam bentuk dialog selama 2 jam tersebut diakhiri dengan mengunjungi gedung Pustik Panda UIN Jakarta guna melihat langsung TI yang dikembangkan UIN Jakarta. (MF)

sumber: uinjkt.ac.id

4 Mahasiswa FST UIN Jakarta Ikuti Student Exchange di Fukuoka University Jepang

Gedung FST, BERITA UIN Online– Sivitas Akademik Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Jakarta menggelar Student Exchange selama 12 hari di Fukuoka University Jepang. Kegiatan tersebut dilaksanakan dari 17-29 Agustus 2013.

Mereka yang mendapat kesempatan langka ini adalah empat mahasiswa, yaitu Fikri Faisal Adli (mahasiswa Program Studi/Prodi Teknik Informatika), Tahta Muslim Karim (mahasiswa Prodi Kimia), Fauziyah Hasanah (mahasiswa Prodi Biologi), dan Chandra Cipto Ishano (mahasiswa Prodi Agribisnis).

Bersama mereka, turut pula tiga dosen FST yang mendampingi kegiatan selama di Jepang, yaitu, Dr Lily Surayya Eka Putri M.Env (Wakil Dekan Bidang Akademik), Yusraina Dian Inayati Siregar MSi dan Drs Sutrisno MSi.

“Tiba di Jepang, kami disambut Dekan FST Fukuoka University Prof Aramaki dan beberapa mahasiswa dari kampus tersebut,” ujar Fikri, Kamis (5/9/2013) di Gedung FST UIN Jakarta.

Selama di Jepang, tim UIN Jakarta berkunjung ke beberapa tempat dan berdialog dengan sejumlah tokoh. “Kami diajak mengungjungi Laboratorium Teknik Kimia, Laboratorium Materaial Teknologi, dan bertemu dengan Kentaro Tsukoda, pengusaha di bidang kesehatan dan apotik,” tutur mahasiswa semester IX bahagia.

Dari kunjungannya ke sejumlah tempat pembelajaran dan riset, terang Fikri, dirinya mendapatkan banyak pengetahuan tentang sistem belajar dan riset di Jepang. “Belajar di sana penuh dengan kediplinan, ” katanya.

Yang lebih penting lagi, sambung dia, pendidikan Jepang mewajibakan warganya belajar bahasa nasional selama 12 tahun.” Jadi wajar kalau nasinalisme mereka sangat tinggi. kaum laki-lakinya lebih senag menekuni bidang sains dan tekni. Sedangkan kaum wanitanya menyukai bidang bahasa dan kebudayaan,” imbuhnya.

Selain mengungjungi sejumlah tempat riset, tim FST UIN Jakarta juga dijak santai Prof Kenji Mishima dari Kyushu University. “Kami merasakan nikmatnya mandi air panas umum (Omsen). Omsen merupakan salah satu kebudayaan Jepang yang sangat unik. Ia mirip pemnadian air panas di garut, Jawa Barat,” paparnya. ( D Antariksa/Saifudin)
sumber: http://uinjkt.ac.id

Sing Out Asia Tampil di UIN Jakarta

1233373_10151819107499443_889138711_n
Auditorium Prof Dr Harun Nasution, BERITA UIN Online– Jakarta Communication Club (JCC) dan Teater ENJUKU bekerjasama dengan Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Jakarta menggelar konser Sing Out Asia (SOA) pada Kamis (5/9/2013) di Auditorium Prof Dr Harun Nasution.

“Ini adalah festival yang diadakan setiap tahun oleh kedutaan Jepang untuk mengenalkan kebudayaan Jepang di UIN Jakarta,” ujar Fikri Faisal Adli, mahasiswa semester 9 Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Jurusan Teknik Informatika (TI) yang menjadi salah satu tim official.

Selama ini, lanjutnya, SOA tidak pernah menggelar konser di institusi Islam. Pagelaran itu baru kali ini mendapatkan kesempatan untuk tampil di UIN Jakarta.

Fikri menambahkan, di samping ingin mengenalkan SOA dan kebudayaan Jepang di kalangan sivitas akademika UIN Jakarta, tim SOA yang terdiri atas 7 orang mahasiswa Mahidon University of Thailand dan 15 mahasiswa Waseda University of Japan, juga ingin mengenal Islam lebih dekat.

“Bukan hanya sekedar menggelar konser, mereka juga melakukan dialog dengan mahasiswa UIN Jakarta seputar gaya berpakaian Muslim dan makanan yang dikonsumsi orang-orang Islam,” paparnya.

Menurut Saburo Hatano, Managing Director SOA berkebangsaan Jepang, banyak orang Islam yang berkunjung ke negerinya dan kesulitan menemukan makanan halal di sana.

“Demi memberikan kenyamanan bagi orang Islam ketika makan, pemilik rumah makan di Jepang harus mengantongi sertifikat halal dari komunitas Muslim yang ada di sana,” terangnya.

Di samping itu, sambungnya, mahasiswa UIN Jakarta juga ternyata memberikan apresiasi yang baik dengan konser yang digelar tersebut dengan banyaknya mahasiswa yang hadir dan mereka ingin mengetahui lebih jauh tentang lagu-lagu Asia.

Konser yang digelar selama 2 jam tersebut menampilkan lagu-lagu Asia termasuk lagu Ilir-ilir dari Indonesia dan disaksikan oleh ratusan mahasiswa, Dekan FST Dr Agus Salim MSi, dan sejumlah pejabat FST. (MF)
sumber: http://uinjkt.ac.id/