RAKERPIM UIN JAKARTA 2018

rakerpim

Pada Rapat kerja pimpinan (Rakerpim) UIN Jakarta tahun 2018 di Hotel el Royal, Kota Bandung, Jawa Barat, resmi dibuka oleh Rektor UIN Jakarta, Prof. Dr. Dede Rosyada MA, Minggu malam (21/1/2018). Rakerpim yang dijadwalkan berlangsung hingga hari Selasa (23/1/2018) digelar untuk mereview hasil program kerja 2016-2017, membahas program kerja 2018, sekaligus merumuskan indikator kinerja utama UIN Jakarta tahun anggaran 2019. FST UIN Jakarta diwakili oleh Dekan FST, Wadek, dan para pimpinan Program Studi ikut serta dalam RAKERPIM tersebut.

Dalam pembukaannya, Rektor menyampaikan, Rakerpim kali ini sengaja mengambil tema Transforming into A World Class University sebagai penegasan komitmen sivitas akademi untuk mentransformasikan peran keilmuan dan keislaman UIN Jakarta menjadi sekelas universitas kelas dunia. “Ini kelanjutan dari tema (Rakerpim 2017, red.) sebelumnya, yakni humanity, autonomy, dan globality guna menempatkan UIN Jakarta sebagai universitas yang bisa berkiprah lebih luas di pentas global,” katanya.

Tema Transforming into A World Class University sendiri, sebut Rektor, tidak lepas dari sejumlah capaian program kerja yang ingin terus dioptimalkan oleh UIN Jakarta. Dari sisi riset dan publikasi di jurnal terindeks, sebutnya, UIN Jakarta sejak tiga tahun terakhir terus menunjukkan peningkatan dengan banyaknya jurnal terpublikasi jurnal internasional terindeks maupun prosiding konferensi internasional terindeks Scopus dan Thomson Reuters.

aherSejalan dengan itu, UIN Jakarta juga mencatatkan pencapaian penting dalam berbagai pemeringkatan seperti Webometrics, Time Higher Education, dan 4ICU. Jumlah prodi terakreditasi A juga terus bertambah dimana prosentase prodi S1 berakreditasi A dari tota 55 prodi sudah mencapai 60%. “Meski memang jika ditambah S2-S3, prosentasenya masih menggambarkan perlunya kerja keras kita untuk meningkatkan akreditasi,” katanya. 

Pada kesempatan yang sama, rektor juga menyampaikan berbagai program kerja yang akan terus dipacu oleh UIN Jakarta. Selain meningkatkan ranking universitas, peningkatan volume dan kualitas riset dan publikasi, salah satu yang akan dikejar UIN Jakarta sepanjang tahun ini adalah pertambahan jumlah mahasiswa asing yang kuliah di UIN Jakarta.

Keberadaan mahasiswa asing, jelasnya, tidak lepas dari keberadaan UIN Jakarta sendiri sebagai lembaga pendidikan tinggi Islam di Indonesia. Sebagai lembaga pendidikan Islam, jelasnya, UIN Jakarta perlu memperkuat kontribusinya dalam menampilkan wajah Islam rahmatan lil alamin.

“Beberapa kali kunjungan ke Eropa. Banyak yang menyampaikan apresiasinya atas Islam di Indonesia yang banyak menampilkan moderasi Islam. Dari itu, saya berkesimpulan betapa pentingnya menampilkan wajah Islam melalui para mahasiswa asing yang belajar di UIN Jakarta,” paparnya. (Copas Berita UIN : Farah NH/Yuni NK/ZM).

aher2Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (AHER) hadir dalam RAKERPIM UIN Jakarta tersebut. Pemprov Jawa Barat menghibahkan lahan seluas dua hektar kepada UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Lahan seluas dua hektar itu, saat ini dipakai untuk proses kegiatan belajar mengajar Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP), yang terletak di Jalan Kertamukti, Ciputat, Jabar, Kampus 2.

Penegasan hibah dua hektar tanah Pemprov Jabar itu ke UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ditengarai Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan pada Rapat Kerja Pimpinan (Rakerpim ) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta di éL Royale Hotel Bandung, Senin (22/01/2018).

Aher sapaan akrab Gubernur Jawa Barat, menjelaskan kepada wartawan, proses penyelesaian tanah hibah, diperkirakan dalam dua minggu ke depan akan selesai dengan mekanisme standar, mekanisme proses administrasi. Untuk itu, menurut Aher, sebelumnya terlebih dahulu dilakukan pembatalan BOT (Build Operate Transfer) atau yang biasa disebut BGS (Bangun Guna Serah) yang sudah ditandatangani oleh Aher.

Aher sapaan akrab Gubernur Jawa Barat memprediksi dalam dua minggu ke depan akan selesai dengan mekanisme standar, saat ini masih dalam proses administrasi. Sebelumnya terlebih dahulu dilakukan pembatalan BOT (Build Operate Transfer) atau yang biasa disebut BGS (Bangun Guna Serah) yang sudah ditandatangani oleh Aher.

Dengan pemanfaatan lahan Pemprov Jabar ini, Aher berharap UIN Jakarta dapat menjadi kampus terdepan yang menghadirkan narasi keilmuan yang sangat kuat. Dalam pandangan Aher, kemajuan sebuah bangsa berawal dari semangat mencari ilmu yang dapat diimplementasikan untuk membangun sebuah peradaban.

“Terlebih UIN Jakarta hadir dengan keilmuan yang lebih seimbang dan terkonsolidasi dibandingkan kampus lainnya. UIN memiliki kedua prinsip dasar ilmu yaitu IMTAQ dan IPTEK,” tukas Aher.

Selain soal hibah tanah, Aher yang hadir dalam Rakerpim UIN Jakarta yang mengusung tema “Transforming into a World Class University”, mengharapkan agar UIN Jakarta jangan berhenti berinovasi.

“Peradaban Islam bisa lahir dari UIN Jakarta. Untuk itu, seluruh civitas akademika UIN Jakarta, harus bahu membahu mewujudkan peradaban Islam yang agung dan luhur itu, “ ujar Aher di hadapan peserta Rakerpim UIN Jakarta, yang digelar tanggal 21-23 Januari 2018 itu.