PBAK Digelar Agustus 2017, Selamat Datang Mahasiswa Baru UIN Jakarta!

pbak  pbak3

Dalam rangka menyambut Mahasiswa Baru Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta mengadakan kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Dibuka oleh Rektor UIN bersama Jenderal TNI (Purn.) Ryamizard Ryacudu Menteri Pertahanan Republik Indonesia yang hadir pada hari ini 22 Agustus 2017 di Lapangan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Terkait dengan kegiatan tersebut, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Prof. Dr. Yusron Razak mengatakan, bahwa pengenalan budaya akademik dan kemahasiswaan harus disosialisasikan sejak dini, sehingga para Mahasiswa dapat memahami kultur akademis dengan baik. “Budaya akademik dan kemahasiswaan harus dikenalkan sedini mungkin. Harapannya agar Mahasiswa memahami kultur akademis yang membuat mereka mampu menyelesaikan kuliah dengan baik dan berprestasi,” kata Prof Yusron dalam keterangannya.

Hal senada juga disampaikan oleh Presiden Mahasiswa UIN Jakarta, Riyan Hidayat. Ia mengatakan bahwa kebiasaan yang menjadi stigma buruk atau ketakutan bagi Mahasiswa baru, khususnya ketika dalam mengikuti masa orientasi harus dihilangkan. “Budaya perploncoan, kekerasaan fisik atau hal lain yang menjatuhkan mental dalam pelaksanaan masa orientasi mahasiswa harus dihindarkan,” kata Riyan.

Program orientasi yang dijalankan tidak benar dan menimbulkan potensi kegiatan perpeloncoan justru akan merusak almamater sendiri. Padahal menurunya, sebagai senior maupun aktivis Mahasiswa, seharusnya mampu menanamkan mental positif bagi para calon generasi bangsa menjadi lebih baik, dan bisa bangga terhadap almamaternya sendiri.

“Tugas kita justru seharusnya membangun mental dan membanggakan mereka (mahasiswa baru) terhadap almamaternya. Bukan justru sebaliknya,” imbuh Mahasiswa yang juga sebagai aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ini. Kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan UIN Jakarta akan dilaksanakan selama empat hari terhitung dari tanggal 21 sampai 24 Agustus 2017. Dalam kegiatan tersebut, tercatat akan diikuti oleh 6.300 Mahasiswa baru. Sementara tema yang akan dibawakan adalah “Mentransformasikan Nilai-Nilai Keislaman dan Keindonesiaan Yang Inklusif dan Berkarakter“.