STRATEGI MENULIS ILMIAH

Indikator yang umumnya dipakai untuk menilai produktivitas ilmiah adalah jumlah dan kualitas publikasi ilmiah. Selain itu, penghargaan pengakuan atas karya maupun integritas ilmiah, serta tingkat aktifitas dan partisipasi ilmiah pada lembaga-lembaga ilmiah, seminar, lokakarya dan kegiatan ilmiah lainnya untuk mengembangkan profesionalisme seorang dosen atau mahasiswa atau peneliti dan mencetak para tenaga ahli dan ilmuwan di berbagai bidang pada masa yang akan datang.

Publikasi bertujuan mensosialisasikan hasil temuan dari kajian atau penelitian berdasarkan evidence (bukti/kebenaran/fakta/data) di lapangan baik di tingkat lokal, nasional, regional dan internasional . Banyak sekali fakta hasil kajian dan penelitian yang sebetulnya sangat penting dan menarik untuk diakses dan dijadikan bahan yang sangat penting untuk pengambilan keputusan, tetapi sulit untuk diperoleh/diakses/dijangkau oleh pengambil kebijakan atau pihak pengguna lainnya. Hal ini disebabkan karena hasil kajian/penelitian para peneliti, dosen, mahasiswa tidak dipublikasikan secara luas. Selain itu juga untuk meningkatkan jumlah penelitian bermutu dan mendistribusikan hasil penelitian ke masyarakat, agar hasil penelitian berdayaguna dan meningkatkan kesejahteraan. Keuntungan lain adalah dapat mengembangkan hasil riset sebagai materi pengajaran yang selalu update dan dikembangkan sesuai perkembangan keilmuan dan praktek.

Bagi kalangan akademisi seperti dosen berdasarkan informasi dari Kemenristek Dikti, dosen yang tidak pernah melakukan penelitian dan publikasi, berakibat pada rendahnya kemampuan menulis buku ajar berbasis riset. Bahkan, kemenristek Dikti juga menekankan penilaian kinerja Dosen yang berbasis penelitian dan pengabdian masyarakat yang dipublikasikan melalui karya ilmiah. Publikasi yang berkualitas dan terindeks mempengaruhi reputasi dan visibilitas perguruan tinggi dimana Dosen tersebut berada.

Untuk menjembatani hal ini maka program studi Teknik Informatika mengadakan stadium general dengan pembicara : Dr. Tole Sutikno, Chief Editor Jurnal Telkomnika dan 2 jurnal terindexs scopus lainya, hari Senin, 1 Agustus 20016. Pada momen ini direncanakan  sharing session antara mahasiswa dan dosen, namun karena suatu hal maka diskusi internal hanya dapat dilakukan hanya dengan beberapa dosen prodi TI dan SI. Semoga kegiatan ini dapat memberi manfaat dan kemajuan bagi prodi TI kedepan. Amin.

SG fst uinjkt 0 SG fst uinjkt 2 SG fst uinjkt 1