Saintek News (13/04/2022) – Masih dalam rangkaian menjalin kerjasama Internasional bersama Pimpinan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, pada tanggal 7 – 11 April 2022 Rektor UIN Jakarta Prof. Dr. Hj. Amany Lubis, MA beserta rombongan yang terdiri dari Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum Prof. Dr. Ahmad Rodoni, MM, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr. Arief Subhan, M.Ag, Dekan Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Ir. Nashrul Hakiem, M.Kom., Ph.D, dan Dekan Fakultas Psikologi Dr. Zahrotun Nihayah, M.Si. melakukan kunjungan ke Mesir.

Dalam kunjungan ini, Rektor UIN Jakarta telah melakukan pertemuan dengan Rektor Universitas Al-Azhar, Prof. Dr. Muhammad Husein Al-Mahrasawy, Wakil Grand Syekh Al-Azhar, Prof. Dr. Muhammad Ad-Duwaini, Mufti Mesir, Prof.Dr. Syawqi Allam, dan Rektor Universitas Canal Suez, Prof. Dr. Nashir Said Abdul Khaliq Mandur guna membahas penguatan kerja sama bidang pendidikan, teknologi, pengembangan dakwah dan fatwa. Kunjungan juga dalam rangka menghadiri undangan Sekjen Liga Universitas Islam, Prof. Dr. Osama El Abd dalam simposium pendidikan bertajuk “Al-Azhar dan Perannya dalam Integrasi Budaya dan Ilmiah Antara Mesir dan Negara-negara Asia Tenggara: Indonesia sebagai Model”. Guna mendukung kelancaran kunjungan ini, KBRI Cairo menugaskan Atase Pendidikan dan Kebudayaan untuk melakukan pendampingan.

Delegasi UIN Jakarta bersama pimpinan Universitas Al-Azhar Kairo

Rektor Universitas Al-Azhar Dr. Muhammad Al-Mahrasawi, saat menerima kunjungan delegasi UIN Jakarta yang diwakili oleh Rektor UIN Jakarta, ke universitas Al -Azhar, Mesir

Dalam pertemuan Rektor UIN Jakarta dengan Rektor Universitas Al-Azhar, telah dibahas: Kerja sama Pendidikan, pembaruan MoU antara dua universitas dan upaya percepatan pendirian Prodi Bahasa Indonesia di Al-Azhar, dikiuti pula dengan program lanjutan yaitu; join research, pertukaran pelajar dan dosen, bimbingan riset tesis dan disertasi, seminar, kunjungan dan program lainnya yang menunjang.

Dalam rangka pengembangan keilmuan Islam dan kaderisasi, kedua pihak sepakat untuk fokus pada pengembangan kerja sama pendidikan bidang Sainstek, Ilmu-ilmu Sosial dan Humaniora selain bidang Studi Islam dan Bahasa Arab. Rektor Al-Azhar memuji peran sejumlah lulusannya yang berhasil mengembangkan pendidikan di Indonesia, salah satunya Amany Lubis yang menjadi Rektor UIN Jakarta. Ia juga memuji UIN Jakarta sebagai perguruan tinggi Islam terbesar dan ternama di Indonesia. Rektor Universitas Al-Azhar juga mengatakan bahwa dirinya merasa bangga dan menyampaikan apresiasi mendalam atas peran lulusan Al-Azhar di Indonesia dalam membawa kebangkitan keilmuan di perguruan tinggi Indonesia.

Rektor Universitas Al-Azhar juga menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya kepada mahasiswa Indonesia atas raihan prestasi yang memuaskan dan akhlak yang mulia. Turut hadir dalam pertemuan ini, Wakil Rektor Universitas Al-Azhar Urusan Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Dr. Muhammad As-Syarbini, Wakil Rektor Universitas Al-Azhar Urusan Pascasarjana dan Riset, Prof. Dr. Mahmud Siddiq, Wakil Rektor Universitas Al-Azhar Urusan Mahasiswi Putri, Prof. Dr. Muhammad Fikri Hidr, Wakil Rektor Universitas Al-Azhar Urusan Kawasan Delta, Prof. Dr. Muhammad Abu Zaid Al-Amir, Dosen Fakultas Farmasi, Dr. Asyraf Bayoumi, dan staf Universitas Urusan Mahasiswa Asing serta Kepala Keamanan dan Asrama Mahasiswa, Mayjen Ayman Dardiri. Rektor UIN Jakarta juga mengundang Rektor Universitas Al-Azhar untuk berkunjung ke UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Delegasi UIN Jakarta bersama dengan Wakil Grand Syekh Al-Azhar

Wakil Grand Syekh Al-Azhar, Prof. Dr. Muhammad Ad Duwaini menyampaikan apresiasi dan memuji peran alumni Al-Azhar dalam pengembangan dakwah Islam dan moderasi beragama di Indonesia. Wakil Grand Syekh Al-Azhar menyampaikan bahwa Organisasi Internasional Alumni Al-Azhar (OIAA) Cabang Indonesia merupakan cabang organisasi alumni Al-Azhar yang paling aktif di seluruh dunia. Selain itu, Wakil Grand Syekh juga merasa bangga atas prestasi yang diraih mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh studi di Universitas Al-Azhar

Simposium Pendidikan hasil kerjasama Rabhitah Al-Jamiah Al-Islamiyah dengan UIN Jakarta

Rabhitah Al-Jamiah Al-Islamiyah bekerja sama dengan UIN Jakarta menggelar Simposium Pendidikan bertajuk “Al-Azhar dan Perannya dalam Integrasi Budaya dan Ilmiah Antara Mesir dan Negara-negara Asia Tenggara: Indonesia sebagai Model” di kampus Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir, pada 10 April 2022.

Simposium menghadirkan narasumber Duta Besar dan Menteri Negara Imigrasi dan Urusan Warga Mesir di Luar Negeri Nabila Makram Abdel Shaheed, Rektor Universitas Al-Azhar Muhammad Al-Mahrasawi, serta Sekretaris Jenderal Liga Muslim Dunia dan Wakil Ketua Komite Agama DPR Prof. Dr. Osama Al-Abd. Acara juga dihadiri oleh Menteri Wakaf Mesir Muhammad Mukhtar Gomaa, Mufti Besar Mesir Shawky Allam, Kepala Pusat Kebudayaan Ortodoks Koptik Mesir dan Perwakilan Rumah Keluarga Mesir Anba Jeremiah, Wakil Al-Azhar Muhammad al-Duwaini, Rektor UIN Jakarta Amany Lubis, dan perwakilan Kesultanan Brunei.

Simposium pendidikan ini bertajuk “Al-Azhar dan Perannya dalam Integrasi Budaya dan Ilmiah Antara Mesir dan Negara-negara Asia Tenggara: Indonesia sebagai Model”. Simposium ini juga diadakan dalam rangka peringatan 1082 tahun berdirinya Al-Azhar. Sinergi, solidaritas, dan hubungan kuat antara Gereja Ortodoks dan Al-Azhar sebagai pusat keagamaan dan pendidikan merupakan sumber pesan persatuan dan cinta tanah air serta berperan positif dalam menanamkan toleransi dan penerimaan satu sama lain.

Delegasi UIN Jakarta  juga melakukan pertemuan dengan mahasiswa Indonesia di Cairo

Bincang santai Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiya Mesir (PCIM) Mesir bersama WIHDAH PPMI Mesir dengan  Prof.Dr. Amany Burhanudin Lubis, Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada hari Ahad, 10 April 2022 di Aula Markaz dakwah PCIM, Nasr City. Dalam pertemuan tersebut Rektor UIN Jakarta menyampaikan berbagai cerita tentang perjalanannya dalam menimba ilmu di Universitas Al-Azhar untuk memotivasi mahasiswa dalam belajar. Beliau berpesan kepada mahasiswa Indonesia di Mesir untuk lebih banyak bersinergi dalam mengukir prestasi karena mahasiswa Al-Azhar mempunyai peran strategis di masa depan untuk mengabdi ketika pulang ke tanah air.

Setelah melakukan kunjungan selama 4 Hari di Mesir, Delegasi UIN Jakarta bertolak kembali ke Indonesia, dengan harapan kunjungan tersebut bisa memberikan banyak manfaat bagi UIN Jakarta dalam pengembangan kerjasama di dunia Internasional, sebagaimana tujuan UIN Jakarta menjadi World class University. (AW)