Saintek News (26/08/2022) Program Studi Kimia UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menyelenggarakan kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) dengan tema “Helpful, Awesome, Leadership, and be Optimist Generation (HALOGEN’22)” yang diselenggarakan secara offline di Gedung Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Kegiatan diselenggarakan oleh Departemen Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa (PSDM), serta Mahasiswa Aktif program studi kimia angkatan 2020 dan 2021 yang diketuai oleh Defita Andini dan dihadiri oleh seluruh Mahasiswa baru prodi kimia angkatan 2022, Kepala Program Studi (Kaprodi) Kimia, Presiden Himpunan Mahasiswa Kimia (Himka) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan Alumnus program studi kimia UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (Pemateri). Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan sistem akademik dan pembelajaran kepada seluruh mahasiswa baru 2022-2023.

Kegiatan ini diawali dengan pemutaran video profil kimia, kemudian dilanjutkan dengan pembukaan yang disampaikan oleh Kevin Agustiawan dan Selah sebagai Master of Ceremony (MC). Acara dibuka dengan pembacaan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan oleh Erica Dwi Permata dan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars FST, serta Hymne Himka yang dipimpin oleh Serly Nuraini (dirigen) seluruh petugas berasal dari mahasiswa prodi kimia angkatan 2021.

Penyampaian materi berjalan cukup kondusif dan tersampaikan dengan baik. Beberapa materi yang disampaikan di antaranya, ‘Wawasan Program Studi Kimia’, ‘Metode Pembelajaran Efektif di Perguruan Tinggi’ dan ‘Pengenalan Himpunan Mahasiswa Kimia’. Ketua PBAK Kimia 2022, Presiden Himpunan Mahasiswa Kimia (Himka), serta Kaprodi Kimia turut memberikan kata sambutan untuk mahasiswa/i baru.

Materi ‘Pengenalan Himpunan Mahasiswa Kimia (Himka)’ yang disampaikan oleh Ketua Himpuanan Mahasiswa Kimia (Himka) yaitu Rafi Naufaldi Haykal dan dimoderatori oleh Salwa Nabila Hanum, pemateri memaparkan organisasi kemahasiswaan internal kampus yang berwenang dalam merencanakan, menyiapkan, dan mempertanggungjawabkan segala kegiatan di prodi kimia UIN Jakarta, yaitu Himpunan Mahasiswa Kimia (Himka).

Tujuan didirikan organisasi Himka adalah sebagai wadah komunikasi, aspirasi, dan pengembangan sumber daya mahasiswa kimia. Ketika memasuki dunia perkuliahan, kita sebagai mahasiswa harus dapat memaksimalkan pengembangan diri, salah satunya dengan mengolaborasikan organisasi dan perkuliahan. Di dalam Himka setiap bagian/divisi memiliki program kerja yang saling bersinergis dan mengharuskan adanya kerja sama serta saling mendukung untuk mencapai tujuan.

Himpunan Mahasiswa Kimia (Himka) adalah organisasi kemahasiswaan yang berkedudukan dibawah naungan Program Studi Kimia Fakultas Sains dan Teknologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan pergerakannya bersifat semi independent yang pertama kali didirikan pada tanggal 12 April 2003 di Bogor. Selanjutnya pemateri memaparkan sifat serta fungsi Himka yaitu Himka bersifat kekeluargaan, keprofesian, dan demokratis pemateri juga memperkenalkan keanggotaan Himka masa bakti 2022 yaitu anggota Himka adalah seluruh mahasiswa aktif Program Studi Kimia Fakultas Sains dan Teknologi UIN Jakarta yang mana pengurusnya terdiri dari mahasiswa kimia tingkat 1, tingkat 2, dan tingkat 3 yang telah mengikuti proses kaderisasi. Himka memiliki beberapa pengurus yaitu badan pengurus harian, kementrian kemahasiswaan, kementrian internal, dan kementrian eksternal. Yang mana pada setiap kementrian memiliki beberapa departemen dan juga program kerja. Selanjutnya penyerahan sertifikat.

Kepala Program Studi Kimia La Ode Sumarlin memaparkan materi tentang ‘Wawasan Program Studi Kimia’ dengan Siti Saadah sebagai moderator. La Ode menyampaikan perbedaan Program Studi Kimia di UIN Jakarta dengan Program Studi Kimia di Universitas lainnya yaitu “prodi kimia UIN Jakarta memiliki jaringan nasional dan internasional. Materi kuliah terkadang datang dari luar negeri. Terdapat bidang administrasi yaitu e- letter selain itu dosen  prodi kimia UIN Jakarta 50% magister dan 50% doktor”

La Ode pun mengungkapkan fakta “di Kimia UIN Jakarta cukup mengalami kesulitan untuk lulus 4 tahun, setelah ditelaah saat di semester 1 sampai 4 mahasiswa berjuang untuk mendapat ip yang bagus dan materi di fase banyak. Namun, ketika menginjak semester 5 dan 6 mahasiswa terbawa santai sampai pada akhirnya saat memasuki semester 7 dan 8 mahasiswa mulai kaget karena ada sempro dan sebagainya”.

Dosen dengan pangkat lektor kepala tersebut memberikan sistem terbaru solusi untuk bisa lulus 4 tahun dengan cara yaitu saat memasuki semester 5,6,7, dan 8 dengan Indeks Prestasi (IP) minimal 3,25 dengan peraturan setelah semester 6 tidak ada lagi mahasiswa yang mengulang mata kuliah. Mahasiswa harus menempuh 148 sks, sekurang-kurangnya 4 tahun dan selama-lamanya mahasiswa lulus 6 tahun, Saat mahasiswa sudah menginjak semester 6, mahasiswa harus mulai merencanakan minatnya ingin ke arah mana, skripsinya sudah mulai harus dipikirkan bahas apa dan mengarah kemana, dengan sistem perencanaan di awal seperti ini diharapkan mahasiswa bisa lulus dalam 4 tahun. La Ode juga memberikan pengenalan dosen-dosen yang mengampu mata kuliah di Program Studi Kimia UIN Jakarta.

Materi terakhir yaitu materi ‘Metode Belajar Efektif di Perguruan Tinggi’ yang disampaikan oleh Alumnus Program Studi Kimia UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, yaitu Damai Senja Hari, dan dimoderatori oleh mahasiswa kimia angkatan 2021, yaitu Siva Widiya Nadita. Pada materi ini diawali dengan memberikan tips dalam belajar efektif diantaranya yaitu pertama mahasiswa harus menjadwalkan kemajuan diri seperti memeriksa Kartu Rencana Studi (KRS) dan membuat to do list kegiatan sehari-hari maupun kegiatan perkuliah serta membuat dan memeriksa daftar tugas dari waktu luang yang kita punya, selanjutnya meluangkan waktu untuk membaca materi kuliah baik sebelum maupun sesudah perkuliahan, jika mahasiwa mendapati hal yang tidak dimengerti mahasiswa tersebut bisa bertanya ataupun berdiskusi dengan dosen pengampu, kemudian fokus pada setiap kegiatan kuliah dengan senantiasa menyiapkan catatan penjelasan dosen dan aktif bertanya saat dikelas, selanjutnya membuat resume untuk pemahaman yang lebih baik, kemudian mendiskusikan topik yang kita belum pahami, selanjutnya mengelola semua hal yang dipaparkan tadi agar mendapatkan hasil yang lebih baik dari sebelumnya.

Menjadi mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta tidak beda dengan mahasiswa di universitas lainnya, semua peluang kerja bagus. Damai Senja Hari shering dengan alumnus Angkatan 2016 mengenai peluang kerja fresh graduate lulusan Kimia UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang mendapatkan gaji 2 digit, bahkan saat wawancara melamar kerja tidak dibedakan universitas, latar belakang kampus, dan akreditas kampus. Namun, yang membedakan hanya nilai perindividu. Lalu didalam kuliah harus seimbang antara organisasi dan akademik jika ada lomba baiknya diikuti saja. Tidak hanya itu kita sebagai mahasiswa perlu memanageman waktu agar terlihat produktif atau tidaknya kita. Usahakan sering mereview materi karena jika kita belajar terlebih dahulu sebelum kelas dimulai, maka kita akan mendapat pemahaman awal. Jadi ketika dosen menjelaskan semua materi akan langsung masuk kedalam otak kita karena kita sudah mendapatkan pemahaman awal. Atau bisa juga kalian membuat grup belajar bareng temen temen, diskusi bersama materi yang temen temen semua kurang bisa. Insyaallah kalian akan lebih mudah mengerti materi nya. Selanjutnya penyerahan sertifikat, berikut dokumentasinya:

Dengan pemaparan materi ini, diharapkan mahasiswa baru dapat memiliki gambaran tentang dunia perkuliahan yang akan mereka tempuh. Seluruh rangkaian kegiatan diikuti oleh mahasiswa baru dengan aktif memberikan pertanyaan terkait materi yang disampaikan. Selanjutnya, mahasiswa baru menampilkan yel-yel sesuai dengan kelompoknya masing-masing. Selanjutnya ishoma yang kemudian dilanjutkan dengan acara penampilan kelompok yel-yel yang belum tampil dan pengumuman pemenang penampilan yel-yel terbaik yaitu juara 1 kelompok silikat dan juara 2 yaitu kelompok format untuk menghidupkan kembali semangat dari mahasiswa baru dalam menjalankan rangkaian acara PBAK 2022 ini, yang dipandu langsung oleh Kevin Agustiawan dan Selah sebagai Master of Ceremony (MC).

Acara PBAK Jurusan Kimia 2022 ini resmi ditutup oleh Kevin Agustiawan dan Selah sebagai Master of Ceremony (MC), dan dilanjutkan dengan sesi foto bersama oleh seluruh panitia dan peserta yang hadir. PBAK Kimia UIN Jakarta diharapkan dapat memberikan manfaat kepada seluruh mahasiswa baru Kimia 2022 untuk bekal selama berkuliah FST.

We are Chemistry, We are Family!