Bank Sampah Sahitya

Fakultas Sains dan Teknologi UIN Jakarta

FST UIN JAKARTA – Permasalahan seputar sampah kerap terjadi di Lingkungan Fakultas Sains dan Teknologi UIN Jakarta saat ini. Kurangnya kesadaran mahasiswa/i FST akan sampah berkurang seiringnya waktu, hal ini dikarenakan tidak adanya influencer yang berpengaruh dalam pemanfaatan sampah. Sampah tentu dapat di daur ulang serta mendapatkan hasil yang memuaskan bila seseorang ingin mengembangkannya. Masalahnya adalah hanya segelintir orang saja yang tanggap dan peduli akan lingkungan sekitar terhadap sampah.

Solusi kini datang dari Dewan Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi yang datang dengan ide cemerlang membuat Bank Sampah Sahitya. Peresmian kegiatan ini dilaksanakan di Teater Lt. 4 FST pada tanggal 19 Desember 2019. Peresmian Bank Sampah ini dihadiri oleh DLH dan PERBAS Kota Tangerang Selatan dan diresmikan langsung oleh Dekan dan Ketua DEMA FST. Kegiatan ini dilangsungkan dengan peresmian Aplikasi Bank Sampah.

Aplikasi Bank Sampah dirancang dan di develop oleh developer di Fakultas Sains dan Teknologi. Diantaranya ada Uchan, Nadia, Alvi, Ibe, Fajri, dan Ipay. Permasalahan yang terjadi pada bank sampah jika tidak memiliki aplikasi terkait adalah fleksibilitas buku tabungan, arsip belum terpusat, informasi terkait harga sampah yang fluktuatif, serta transparansi transaksi yang masuk ke DEMA FST. Solusinya adalah penerbitan aplikasi karya mahasiswa/i FST dimana masalah tersebut dapat di minimalisir seperti fleksibilitas via aplikasi, arsip terpusat dengan basis data, informasi sampah yang up to date, serta transparasi lewat laporan tabungan yang didapatkan admin.

Djunaedi Edday

Staf Admin Fakultas Sains dan Teknologi

You may also like...