Direktur Pengelolaan KI Kemenristekbrin Heri Hermansyah: Segera Daftarkan Karya Intelektual

Kekayaan Intelektual mendukung pengembangan Iptek
Kekayaan Intelektual mendukung pengembangan Iptek

Saintek News (15/5) – Fakultas Sains dan Teknologi UIN Jakarta mengadakan kuliah tamu Riset Teknologi Informasi Dan Komunikasi dengan mengundang pembicara Heri Hermansyah selaku Direktur Pengelolaan Kekayaan Intelektual Kementerian Riset dan Teknologi/ Badan Riset dan Inovasi Nasional, pada Jumat (15/5). Adapun tema yang dipilih oleh Nurul Faizah Rozy sebagai dosen pengampu mata kuliah ini adalah Kekayaan Intelektual untuk Mendukung Pengembangan IPTEK.

Dalam acara yang dibuka oleh Wakil Rektor 1 UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Zulkifli, Heri memaparkan berbagai hal seputar HAKI, antara lain: Konsep Kekayaan Intelektual, sistem perlindungan kekayaan intelektual dan IPTEK, pemanfaatan Sistem Perlindungan Kekayaan Intelektual hasil penelitian hingga valuasi teknologi.

Menurut guru besar Fakultas Teknik Universitas Indonesia ini, penting untuk melakukan perlindungan terhadap kekayaan intelektual. Pasalnya, perlindungan HKI merupakan sumber daya serta penelitian merupakan kekayaan intelektual yang harus dilindungi. “Perlindungan juga diperlukan untuk mendorong inovasi dan sektor ekonomi,” tuturnya.

Paparan Direktur Kekayaan Intelektual Kemenristekbrin Heri Hermansyah

Pria yang memegang gelar tertinggi Insinyur Profesional Utama (IPU) ini juga menjelaskan bagaimana kegiatan riset dan pengembangan teknologi baru mendorong lahirnya produk produk baru. “Sejalan dengan itu, pasar memerlukan ada teknologi baru untuk menjawab masalah dan memenuhi kebutuhan.”  Disinilah, terjadi sinergi, antara teknologi push dan demand.

Dalam acara yang diikuti oleh sekitar 150 peserta dari berbagai daerah, Heri juga mengingatkan pentingnya untuk mengurus PATEN dan hasil publikasi. Hal ini sebagai bentuk perlindungan sekaligus menghargai hasil karya orang lain. “Karya yang produktif harus dibarengi dengan kepedulian untuk mengurus HAKI nya.”  Dalam kesempatan diskusi yang dimoderatori oleh Wadek I Nashrul Hakiem, Heri juga menyinggung terkait dengan valuasi teknologi dan tantangan inovasi ke depan. Sesi pendalaman pun cukup ramai, mengingat sejumlah peserta terlihat antusias untuk menanyakan seputar pengelolaan kekayaan intelektual.  (NFR)

You may also like...