Kelas Konservasi di Masa Pandemi

“Kelelawar Sebagai Vektor Zoonosis”

FST UIN JAKARTA – Selasa, 14 April 2020, Kelompok Pengamat Primata (KPP) Tarsius Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta telah mengadakan acara Kelas Konservasi (KELASI) secara daring melalui aplikasi Zoom meeting. KELASI merupakan salah satu program diskusi mengenai isu-isu dunia konservasi yang dimiliki KPP Tarsius di bawah naungan Departemen Pengembangan Kelompok Studi (PENKES). Judul yang dipilih untuk KELASI kali ini adalah “Kelelawar Sebagai Vektor Zoonosis”. Zoonosis adalah penyakit yang berasal dari hewan dan bisa menular ke manusia. Latar belakang dipilihnya judul tersebut dikarenakan beredarnya isu mengenai peran mamalia “kelelawar” sebagai sumber viurs Covid-19 yang sedang menjadi pandemi di beberapa negera termasuk Indonesia saat ini.

Narasumber yang dipilih untuk mengisi KELASI yaitu Dr. Fahma Wijayanti M.Si. Sosok narusumber yang dipilih oleh panitia merupakan salah satu pegiat dan ahli konservasi di bidang mamalia “kelelawar” yang dimiliki oleh Program Studi Biologi dan sekaligus menjabat sebagai Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Fakultas Sains dan Teknologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Diskusi dimulai dengan pembukaan oleh medarator yang menjelaskan jalannya diskusi dan latar belakang serta tujuan diskusi. Diskusi selanjutnya diserahkan oleh narasumber yang menyampaikan pemaparannya mengenai tema diskusi dan dilanjutkan dengan sesi diskusi.

Diskusi  berjalan dengan sangat menarik dan interaktif yang diikuti sebanyak 156 partisipant yang sebelumnya sudah mendaftar e-form. Partisipant diskusi juga sangat beragam, mulai dari kalangan dosen, LSM/NGO, umum dan yang pasti juga dari kalangan mahasiswa dari berbagai kampus (Universitas Nasional, IPB, UHAMKA, dan UGM Yogyakarta). KPP Tarsius UIN Jakarta juga melakukan live di platform Instagram @kpptarsius.biouinjkt. Diskusi ini juga mendapatkan sambutan atau apresiasi oleh Prof. Lily Surayya Eka Putri, M. Env. Stud selaku Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dengan mengikuti berjalannya diskusi.

Diskusi kemudian ditutup oleh moderator yang menyimpulkan isi diskusi “Zoonosis merupakan penyakit yang dipindahkan dari hewan liar ke manusia melalui adanya interaksi, peledakan populasi manusia menjadi salah satu alasan manusia menggeser habitat dan relung yang sebelumnya dimiliki oleh hewan liar dan menimbulkan adanya interaksi baik langsung atau tidak langsung. Kelelawar dalam hal ini merupakan satwa yang dapat hidup diberbagai tipe habitat termasuk daerah urban, sehingga mempunyai potensi penyebar zoonosis yang cukup besar. Hal apa yang harus kita (manusia) lakukan? Ya, hidup beriringan dan saling menjaga habitat masing-masing dan mengurangi sedikit rasa serakah”. Terakhir dari kami KPP Tarsius UIN Jakarta!!! Satwa Liar, Sahabat Alam! Kita #DirumahAja, Satwa Liar #DiHutanAja.

Djunaedi Edday

Staf Admin Fakultas Sains dan Teknologi

You may also like...