Sinergi Hijau di Pulau Pari: Dosen Biologi FST UIN Jakarta dan SDGs Center Tanam 3.000 Bibit Mangrove
PULAU PARI – Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap lingkungan sekaligus implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, dosen Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sukses menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM). Kegiatan yang berlangsung pada 8 hingga 10 Mei 2026 ini diwujudkan melalui aksi penanaman 3.000 bibit pohon mangrove di kawasan pesisir Pulau Pari, Kepulauan Seribu. Aksi ekologis ini diinisiasi sebagai langkah strategis dalam memitigasi abrasi pantai, menjaga kelestarian ekosistem pesisir, sekaligus mendukung capaian pembangunan berkelanjutan (SDGs) di wilayah kepulauan.
Aksi lingkungan yang masif ini dapat terlaksana dengan baik berkat adanya kolaborasi kuat dan sinergis antara berbagai pihak. Agenda ini digerakkan bersama oleh Civitas Akademika Program Studi Biologi FST UIN Jakarta, SDGs Center UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, serta Instansi Lokal Pulau Pari yang melibatkan unsur pemerintahan setempat, tokoh masyarakat, hingga para aktivis lingkungan Pulau Pari. Melalui kerja sama lintas sektoral ini, penanaman mangrove tidak hanya menjadi aktivitas ekologis sesaat, melainkan juga menjadi sarana edukasi langsung bagi mahasiswa dan masyarakat mengenai pentingnya menjaga benteng pertahanan pantai.
Keterlibatan aktif dari tokoh masyarakat dan aktivis lokal Pulau Pari memastikan bahwa 3.000 bibit yang telah ditanam akan terus dipantau, dijaga, dan dirawat secara berkelanjutan agar persentase kelangsungan hidup tanaman (survival rate) tetap tinggi. Melalui PkM ini, komitmen bersama antara pihak akademisi dan warga lokal kembali ditegaskan demi menjaga ekosistem pesisir dari dampak buruk perubahan iklim. Sinergi hijau ini diharapkan dapat terus berjalan secara berkelanjutan untuk memastikan masa depan Pulau Pari yang lebih lestari, asri, dan aman dari ancaman pengikisan air laut.



